Rabu, 10 Desember 2008

MASA DEPAN SEKOLAH KU

MENDAPATKAN pendidikan yang baik untuk anak adalah keinginan setiaporangtua. Bermacam-macam jenis sekolah tumbuh bagai jamur di musimpenghujan. Semua mengiklankan diri sebagai sekolah dengan beragamnilai plus agar dipilih orangtua bagi anaknya.Ada yang memakai bahasa asing, menyediakan beragam aktivitas di luarkelas, menggunakan gedung bertingkat dengan ruangan ber-AC, hinggasekolah yang mengklaim diri menggabungkan kurikulum luar negeri dankurikulum berbasis kompetensi dari Departemen Pendidikan Nasional.Apa pun yang ditawarkan sekolah-sekolah itu, ternyata tidak bisamemenuhi keinginan semua orangtua. Sampai saat ini masih banyak kritikyang terlontar tidak saja dari orangtua, tetapi juga masyarakat,pemerhati pendidikan, hingga pemilik lapangan pekerjaan.Namun, semua kritik itu seperti angin, berlalu begitu saja. Tidak adaperubahan berarti. Sebagian orangtua lalu mencari alternatifpendidikan. Salah satunya dengan bersekolah di rumah (homeschooling)."Saya termasuk orangtua yang tidak puas dengan sistem pendidikan kita.Sudah berapa banyak sekolah yang saya datangi, hingga yanginternasional, ternyata tidak memuaskan juga. Akhirnya saya putuskanuntuk mengajar sendiri anak-anak saya," kata Wanti Wowor (39), ibuempat anak.Wanti memiliki banyak alasan memutuskan mengeluarkan anak-anak darisekolah umum.

Tidak ada komentar: